20160729-6__kisah_van_gaal__mourinho__dan_ibrahimovic_1.jpg
Mourinho akhirnya resmi menjadi manajer MU menggantikan Louis Van Gaal. Belakangan ini, kedua sosok itu kerap dibandingkan. Seolah-olah mereka saling berbeda satu sama lain dan sangat tepat kebijakan MU untuk mendepak Gaal lalu memanggil Mourinho. Namun sebenarnya mereka berdua punya kisah yang cukup panjang sejak tujuh belas tahun lalu.

Tahun 1999, Gaal dan Mourinho sama-sama berada di Barcelona. Waktu itu, Gaal menjadi pelatih sedangkan Mourinho adalah asistennya. Dalam sebuah kesempatan, Mourinho ditawari oleh Benfica untuk bergabung dengan mereka. Mourinho menyampaikan hal itu kepada Gaal untuk dimintai pendapat. Jawaban yang disampaikan oleh Gaal adalah, tolak tawaran itu jika Benfica menyediakan posisi sebagai asisten pelatih. Namun kalau tawaran itu adalah sebagai pelatih, Gaal sendiri yang akan mengantarkan Mourinho ke bandara dan mengantarkan ia pergi.

Setahun kemudian, Benfica pun dilatih oleh Mourinho. Gaal rupanya berperan besar di masa-masa awal karir Mourinho. Selama di Barcelona, Mourinho memang kerap diberi kesempatan oleh Gaal untuk menangani sejumlah latihan dan pertandingan. Barcelona waktu itu diperkuat oleh Stoichkov, Figo, Ronaldo, dan Rivaldo. Mourinho sendiri mengakui bahwa Gaal merupakan salah satu sosok yang berperan penting dalam karirnya. Termasuk menumbuhkan kepercayaan diri dan pengalaman-pengalaman lain sebagai pelatih.

Meski akhirnya berpisah dengan jalan karir masing-masing, hubungan antara keduanya masih terjalin baik. Misalnya saat Mourino melatih Inter Milan dan Van Gaal menangani Bayern Muenchen. Di tahun 2010, kedua tim itu bertemu dalam putaran Champions. Sebelum pertandingan antara keduanya dilangsungkan, masing-masing saling menyampaikan tantangan hangat.

Tapi kini hubungan keduanya digambarkan seolah-olah meregang terkait dengan kegagalan Van Gaal menangani MU. Banyak media yang menebarkan rumor bahwa Gaal akan segera dipecat dan digantikan oleh Mourinho. Sampai akhirnya benar-benar terjadi pada pekan ini dan diumumkan secara resmi oleh pihak MU. Karir Mourinho kemungkinan tidak akan seperti saat ini jika ia dulunya tak mendengarkan nasihat dan saran dari Van Gaal.

Sudah beberapa hari ini sejumlah media memberitakan kabar pemutusan hubungan kerja MU dengan Van Gaal dan pemanggilan Mourinho. Sang manajer baru ini menandatangi kontrak untuk tiga musim dengan satu kali pilihan perpanjangan. Kepada media, Mourinho menyampaikan bahwa ia merasa sangat terhormat bisa menangani tim yang bermarkas di Old Trafford itu.

Terkait dengan kedatangan Mourinho di MU, publik juga menantikan kabar tentang kedatangan Ibrahimovic ke markas Setan Merah. Beberapa waktu lalu memang diberitakan bahwa Ibra akan segera datang ke MU, bukan sebagai pemain namun menjadi asisten pelatih. Tapi Ibra sendiri belum memastikan ke mana ia akan datang selepas kontraknya yang berakhir pada 31 Juni nanti.

Kandidat terkuat sampai saat ini adalah MU. Apalagi rumor tersebut sudah lama beredar semenjak Mourinho belum diresmikan sebagai manajer MU. Kini, mantan manajer Chelsea itu sudah resmi menetap di Old Traffrod. Di sisi lain, Ibra menyampaikan pujiannya pada Mourinho. Mereka berdua memang pernah bergabung dalam Inter Milan. Ibra mengakui bahwa Mourinho merupakan sosok pelatih yang luar biasa. Semasa di Inter Milan, ia sangat menikmati masa-masa kejayaan selama dilatih oleh Mourinho.

Selama beberapa pekan ke depan, kemungkinan ada kabar yang lebih menarik menyusul peresmian Mourinho. Bisa jadi akan lebih cepat dalam hitungan hari. MU saat ini sedang berupaya merombak formula baru dalam tim dan manajemennya untuk target yang lebih besar mulai musim depan.